PER = cara menjadi Konglo ?
Pernahkah Anda berpikir kenapa Pemilik Perusahaan Global makin kaya ? Pernahkah Anda merenung kenapa yang kaya makin kaya ?
Taukah Anda apa itu PER ? Kata inilah yang menjad Kata Kunci
PER = Price Earning Ratio , yang singkatnya itu seperti ini :
profit tahunan perusahaan dikalikan nilai tertentu untuk dijadikan dasar nilai perusahaan ( valuasi )
berapa nilai pengali-nya ? tergantung dari apresiasi market.
Mengapa PER dianggap sebagai cara terbangkan kekayaan Pemilik ?
misal suatu perusahaan dihargai PER25 , artinya nilai perusahaan sebesar 25x Net Profit Tahunan. artinya Profit 25 tahun kedepan diakui sekarang oleh perusahaan . Waktu 25 tahun ditarik sekarang, sakti kan ? Bagaimana tidak kaya ?
Padahal ....... 25 tahun ke depan tidak ada yang tau , apakah perusahaan-nya baik-baik saja , apakah regulasinya sama , apakah market pelanggan masih setia. Dalam bisnis banyak faktor ketidakpastian : daya beli, perubahan pola pelanggan, perkembangan teknologi, kompetitor, perubahan / penyesuaian aturan , dan lain-lain.
Tapi kan tiap tahun bisa saja tahun depan profitnya meningkat pesat dibandingkan tahun ini ? Betul, ada kemungkinan net profit loncat bahkan terbang tinggi tiap tahun.. Kalau fakta ini terjadi, ya otomatis PER dan Valuasi terbang juga. Kok bisa ? Ya logika saja, dulu perusahaan sebelum terbukti Net Profit terbang saja diapresiasi , apalagi ketika terbukti Net Profit terbang , otomatis akan makin diapresiasi oleh market.
Apresiasi Tinggi = PER berlipat = Kenaikan Treasury Lagi.
Ketika ada metode yang bisa "membeli" waktu, maka metode ini sudah sakti. setuju ?
So, sudah bayangkan betapa saktinya PER ? Sudah tau rahasia kenapa yang kaya makin kaya ? Sudah tau jalan apakah yang dipakai oleh para Konglo ?
Para Konglo tidak mungkin menggunakan jalan yang sering digunakan oleh orang biasa. itulah mengapa mereka Konglo, dan sebagian besar belum Konglo atau bahkan susah Konglo.
Bagaimana cara praktekkan PER ini ? info detail, hubungi Associate WELIPO dan afiliasinya